Sabtu, Maret 16, 2013

Harga Beras di Jepara Anjlok


Setiap musim panen raya tiba, harga beras di pasaran turun drastis. Padahal musim penghujan sudah berakhir dan telah memasuki musim tanam kedua. Hal tersebut disampaikan Ainul (30) warga Pecangaan Wetan, Kabupaten Jepara yang memiliki usaha penggilingan gabah, Jumat (15/3).

“Turunnya harga beras tahun ini adalah yang terendah dalam jangka waktu dua tahun terakhir,” ujar Ainul.

Ainul menyampaikan, saat ini harga beras dari berbagai varian turun Rp. 500 hingga Rp. 4.000 per kilogram. Ainul menyebutkan, harga beras SS Super semula Rp. 7.500 turun menjadi Rp. 7.000.

"Untuk yang jenis SS Standar dari harga Rp. 7.000 sekarang harganya menjadi Rp. 6.500," ujar Ainul.

Lebihanjut Ainul menyampaikan, untuk beras Ketan, semula dikisaran harga Rp. 19.200 turun menjadi Rp. 13.500. Dalam tiga pekan terakhir harga beras mengalami penurunan beberapa kali. Setiap minggunya, harga beras turun mulai Rp. 200 hingga Rp. 1.000 per kilogram.

"Paling terasa penurunannya ya, saat ini langsung Rp. 500," ujar Ainul, "padahal semula harga beras SS Standar bisa mencapai Rp. 8.000," imbuh Ainul.

Jenis beras yang lain pun sama mengalami penurunan. Seperti beras wangi, dari harga Rp. 9.100 turun menjadi Rp. 8.000. Ainul menyampaikan, dalam pekan kemarin, harga beras wangi masih Rp. 8.500, tapi saat ini sudah mencapai Rp. 8.000, bahkan beberapa penjual ada yang menjualnya kurang dari Rp. 8.000.

(via jaringnews)Setiap musim panen raya tiba, harga beras di pasaran turun drastis. Padahal musim penghujan sudah berakhir dan telah memasuki musim tanam kedua. Hal tersebut disampaikan Ainul (30) warga Pecangaan Wetan, Kabupaten Jepara yang memiliki usaha penggilingan gabah, Jumat (15/3).

“Turunnya harga beras tahun ini adalah yang terendah dalam jangka waktu dua tahun terakhir,” ujar Ainul.

Ainul menyampaikan, saat ini harga beras dari berbagai varian turun Rp. 500 hingga Rp. 4.000 per kilogram. Ainul menyebutkan, harga beras SS Super semula Rp. 7.500 turun menjadi Rp. 7.000.

"Untuk yang jenis SS Standar dari harga Rp. 7.000 sekarang harganya menjadi Rp. 6.500," ujar Ainul.

Lebihanjut Ainul menyampaikan, untuk beras Ketan, semula dikisaran harga Rp. 19.200 turun menjadi Rp. 13.500. Dalam tiga pekan terakhir harga beras mengalami penurunan beberapa kali. Setiap minggunya, harga beras turun mulai Rp. 200 hingga Rp. 1.000 per kilogram.

"Paling terasa penurunannya ya, saat ini langsung Rp. 500," ujar Ainul, "padahal semula harga beras SS Standar bisa mencapai Rp. 8.000," imbuh Ainul.

Jenis beras yang lain pun sama mengalami penurunan. Seperti beras wangi, dari harga Rp. 9.100 turun menjadi Rp. 8.000. Ainul menyampaikan, dalam pekan kemarin, harga beras wangi masih Rp. 8.500, tapi saat ini sudah mencapai Rp. 8.000, bahkan beberapa penjual ada yang menjualnya kurang dari Rp. 8.000.

(via jaringnews-Jepara Hari ini)
thumbnail
Judul: Harga Beras di Jepara Anjlok
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Produk Terkait Info Jepara :

0 komentar :

Posting Komentar

 
Template Credit to Bamz