Jumat, April 05, 2013

Asmindo: Sulitnya Mencari Tukang Kayu


Perusahaan mebel di Jepara selama setahun terakhir, kesulitan mencari tenaga tukang kayu. banyak pengrajin tukang kayu Jepara lebih memilih merantau ke luar daerah. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Jepara, Anis Eko Hartanto, Rabu (3/4).

"Sejak setahun terakhir ini memang susah mencari tenaga tukang kayu di Jepara, meski begitu tak sampai mengganggu roda ekonomi permebelan di Jepara," ujar Anis.
Lebih lanjut Anis menambahkan, meski susah mencari tenaga tukang kayu, beberapa perusahaan mebel sudah menyiasatinya dengan menggunakan mesin-mesin besar. Beberapa pekerjaan yang semula dikerjakan tukang kayu, sekarang sudah bisa digantikan dengan mesin.

"Kalau dengan mesin malah bisa lebih cepat dan dapat menekan biaya produksi, kecuali kalau ukir memang masih mengandalkan tenaga manusia," kata Anis.
Hal senada juga disampaikan pemilik perusahaan mebel Atmosphere Indonesia, Eti Kurniawati. Saat ini mencari tukang kayu di Jepara susah. Padahal upah harian tenaga tukang kayu di Jepara relatif tinggi.

"Upah tukang kayu harian rata-rata Rp 40.000 hingga Rp 60.000, kalau borongan upahnya bergantung besar kecilnya barang yang dibuat dan tingkat kerumitan pembuatannya," ujar Eti.

Sementara itu, masyarakat Jepara yang lebih memilih merantau ke luar daerah seperti Jakarta, lantaran geliat industri mebel di Jepara tidak bisa dipastikan.
"Kalau pas ramai ya, memang ramai, tapi kalau pas sepi ya bisa nganggur sebulan lebih makanya saya lebih senang ke Jakarta saja biar sedikit-sedikit pekerjaan pasti ada," ujar Nurasid, warga Desa Jambu Timur Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara.



untuk melihat sumber klik disini
thumbnail
Judul: Asmindo: Sulitnya Mencari Tukang Kayu
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Produk Terkait Seputar Jepara :

0 komentar :

Posting Komentar

 
Template Credit to Bamz