Kamis, April 25, 2013

Air Mulai Surut, Ribuan Korban Banjir Masih Bertahan di Pengungsian


JEPARA– Sampai hari ini, Rabu (24/4) ribuan warga Kecamatan Mijen Kabupaten Demak masih bertahan di pengungsian. Warga korban banjir yang disebabkan tanggul Sungai Wulan jebol masih bertahan di posko pengungsian yang tersebar di Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara.

Pantauan di lapangan menunjukan air sudah mulai surut. Sejumlah mobil nampak sudah melintasi ruas jalan alternative penghubung Jepara – Semarang itu.

“Dari tadi malam (Selasa, 23/4) beberapa mobil sudah melintas karena air sudah mulai susrut,” kata Wagiman di lokasi jalan yang sejak tiga hari terakhir tergenang. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Lulus Suprayitno, menyampaikan kondisi air banjir di sekitar Kecamatan Mijen Kabupaten Demak sudah mulai surut. Tapi, kondisi tersebut tidak membuat pengungsi lekas kembali ke rumahnya masing- masing. “Sampai sekarang data yang kami update tidak ada pengurangan pengungsi. Bahkan jumlah pengungsi terus bertambah,” kata Lulus, Rabu (24/4).



Lebih lanjut Lulus menyampaikan, jumlah pengungsi yang masuk di data BPBD Kabupaten Jepara mencapai 1.700 pengungsi. Padahal, hari kemarin data pengungsi yang mengungsi di wilayah Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara hanya 1.500 orang.

Banyaknya jumlah pengungsi di wilayah Kabupaten Jepara, BPBD Kabupaten Jepara yang semula tidak boleh mendirikan dapur umum oleh BPBD Jawa Tengah, hari ini membuka satu dapur umum untuk pengungsi. Dapur umum yang dibangun di rumah petinggi Desa Gedangan Kecamtan Welahan Kabupaten Jepara itu nantinya untuk mensuplai logistik makan pengungsi dan relawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, Agus Salim Riyadi, mengaku telah mengirim obat sebanyak 20 jenis.
(jaringnews)
thumbnail
Judul: Air Mulai Surut, Ribuan Korban Banjir Masih Bertahan di Pengungsian
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Produk Terkait Info Jepara :

0 komentar :

Posting Komentar

 
Template Credit to Bamz